Hiks, rasaya sedih sekali sudah hampir beberapa bulan ini tangan saya seperti kaku untuk dipakai menulis kembali seperti dulu, rasaya mau menangis. Daya juang yang dulu sempat ada kok serasa hilang.
Semoga ada keajaiban yang Allah swt turunkan kepada saya sehingga bisa menulis kembali seperti dulu. Rasanya ruh untuk menulis mulai mengupa dari sela-sela aktifitas hidup saya.
Pernah suatu ketika saya ingin mengikuti kelas penulisan jarak jauh yang diadakan oileh sebuah penerbit. Semangat sudah membara, namun degh, setelah melihat harganya kok jadi urung niat ini. Kalau pun ikut rasanya keluarga saya harus bisa berpuasa.
Beberapa ide yang muncul di otak seperti sulit untuk diungkapkan oleh saya pribadi dalam sebuah tulisan. Tak perlu tulisan yang memenuhi kriteria layak baca, tulisan asal pun kok seperti mandeg untuk dikeluarkan.
Apapun itu alasannya, saya ingin menjadikan kegiatan menulis bagian dari sebuah ritme hidup saya bersama istri, anak-anak, dan seluruh teman dalam kepingan perjuangan hidup.
Semoga ada keajaiban itu yang datang, dan saya siap bersyukur kepadaNya akan waktu dimana itu datang..........
ceceys-050106-dalam sebuah harap


0 comments:
Post a Comment