Dari arti kata istiqomah bisa diartikan teguh pada prinsip yang berpegang teguh pada Al Quran dan As Sunah di setiap aspek kehidupan. Secara mudah bisa katakan konsisten, konsisten dalam hal apapun yang sudah menjadi keyakinan kita, dalam hal ini konsisten terhadap ajaran tauhid.
Dalam surat Hud ayat 112, Allah swt berfirman :
"Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."
Memang benar menjadi istiqomah tidaklah mudah, ia perlu latihan ekstra keras sehingga hati dan sikap kita bisa beradaptasi dengan baik dengannya. Bahkan terkadang pahit, layaknya para generasi awal yang berjuang bersama Rasulullah. Seperti Bilal bin Rabah yang mempertahankan keyakinan sampai ia disiksa oleh kaum kafir Quraisy. Namun dengan keyakinan kuat bahwa Allah swt akan selalu memberikan jaminan bahwa akan selalu bersama umatnya yang istiqomah bisa membuat kita semakin semangat berlatih dengan penuh kesabaran dan keiklasan.
Intinya istiqomah adalah kesabaran yang bersandarkan pada keyakinan akan pertolongan Allah swt seperti tertuang dalam surat Al Kahfi ayat 28, “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-Nya di pagi dan senja hari, dengan mengharap keridhaan-Nya. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.”
Secara global, istiqomah atau konsisten juga sangat diperlukan dan merupakan syarat mutlak kesuksesan di dalam dunia ini. Murid yang konsisten belajar dengan murid yang tidak konsisten tentu akan jauh beda hasilnya. Bagi anda yang berwirausaha, konsisten dan pandai melihat peluang harus menjadi indera tambahan.
Perlu dicermati keadaan umat Islam sekarang dimana Islam banyak dilecehkan dan diekspolitasi tanpa mampu kita menghadapi semua itu. Wibawa umat Islam ini yang luluh lantah dihadapan para musuh-musuh kita. Hal ini bisa dikaitkan dengan sikap istiqomah kita terhadap ajaran Islam itu sendiri dan ini merupakan pelajaran sangat berharga bagi kita semua. Sehingga ini bisa dijadikan momentum kita untuk kembali istiqomah terhadap keyakinan kita ini.
Ada satu hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dimana seorang sahabat ada yang bertanya kepada Rasulullah mengenai amalan yang diajarkan yang setelah tahu sahabat tersebut tidak perlu bertanya kembali. Rasulullah menjawab : "Katakanlah aku beriman kepada Allah dan beristiqomahlah,"
Semoga kita bisa bersama kembali istiqomah dalam setiap aspek kehidupan sehingga pertolongan Allah selalu kita peroleh.
(disarikan dari kajian tafsir hadist masjid Iqro' BPPT, Rabu ba'da dzuhur)


0 comments:
Post a Comment